Nasional

Munas LKSA-PSAA Abah Zairullah Terpilih Secara Aklamasi

Banjarmasin, MeratusNews – Musyawarah Nasional (Munas) ke 2 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) resmi ditutup, Sabtu (08/10/2022) malam di Banjarmasin.
Dalam Munas itu, terpilih secara aklamasi Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar yang merupakan pengasuh Istana Anak Yatim Darul Azhar sebagai Ketua Umum Forum Nasional LKSA-PSAA Periode 2022-2027.

Usai terpilih, Abah Zairullah mengatakan, posisi itu adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Ia berkomitmen untuk berkerjasama dengan seluruh Forum Wilayah LKSA-PSAA dari seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Abah Zairullah mengadakan rapat terbatas dan memilih 10 orang dari beberapa Forwil untuk menjadi tim formatur dalam menyusun kepengurusan LKSA-PSAA Periode 2022-2027

Berbagai produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dipamerkan pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) yang digelar 7 – 9 Oktober 2022 di Best Western (BW) Kindai Hotel, Banjarmasin.

Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tanah Bumbu (Tanbu) mempromosikan produk UKM seperti kuliner dan craft (kerajinan tangan).

Pada Munas ke-2 LKSA-PSSA ini pemerintah daerah melalui DKUMP2 Tanbu mengajak pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tanah Bumbu (Tanbu) mempromosikan produk UKM seperti kuliner dan craft (kerajinan tangan).

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu Deny Hariyanto mengatakan Munas LKSA-PSAA menjadi momentum yang tepat sebagai ajang promosi produk UKM yang ada di Tanbu mengingat acara yang digelar di Banjarmasin ini dihadiri oleh 600 lebih peserta Munas dari berbagai daerah di Indonesia.

“Expo ini bertujuan agar produk UKM Tanbu dikenal secara nasional,” ucap H. Deny, Jum’at (07/10/2022) di Banjarmasin.

Ia juga menyampaikan ada sebanyak delapan stand yang disediakan. Dari delapan stand tersebut terdapat kelompok-kelompok UKM yang mempromosikan produk usahanya seperti kuliner, kain tenun, dan kerajinan tangan lainnya.

Saat ini, sambung H. Deny, di Tanbu terdapat sebanyak 6000 UMKM yang tersebar di 12 Kecamatan dengan berbagai macam produk olahan. Diantaranya yang terkenal yaitu kain tenun Pagatan, yang mana kain tersebut tidak hanya dikenal secara nasional bahkan juga internasional karena kain tenun tersebut pernah ditampilkan di New York Fashion Week 2018 di New York Amerika Serikat.
Terkait produk UKM ini, H. Deny berharap para pelaku usaha terus berinovasi agar produk-produk tersebut dapat bersaing ditingkat nasional.(muh/rel)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button